Skip to content

Vendor Sayang, Vendor Malang

August 8, 2008
tags:

“Ingin kubunuh vendorku *lagunya Dewa* Ada suara kebajikan di sampingku *sabar Le.. sabar, nanti juga mati sendiri. Gak usah dibunuh*.”

Teman-teman saya di Yahoo! Messenger sedang super lucu minggu ini. Kalimat di atas itu statusnya hari ini.

Vendor, adalah partner in crime kita dalam bekerja. Seringkali kita bisa jadi Aladdin dan Jin Vendor akan mengabulkan apa saja yang kita mau. Gue sering kerja dengan vendor pameran. Prestasi paling markotop adalah bikin pameran dalam tenggang waktu dua minggu. Tahu apa komentar mereka, “Eh Dit, Gotham City tuh bikinnya empat tahun, loh..” (maksudnya, movie set untuk film Batman). “Kalo di Hollywood, kita bisa kaya nih ngerjain kerjaan mepet begini..” Oh well, I’d be more than happy to write a recommendation letter for you guys!

Tapi vendor juga pasti akan menderita kalau kita tidak taat keuangan, seperti teman gue lain lagi yang pernah memasang status ini di halaman Facebook-nya:

“Semoga semua klien ngemplang masuk neraka jahanam!”

Vendor dan employer, bersatulah!

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: