Skip to content

Tiga Malam di Kutaraja

August 5, 2008
Label bagasi penerbangan ke Banda Aceh. "BTJ" adalah kode kota "Banda Aceh" dalam ejaan lama.

Label bagasi penerbangan ke Banda Aceh. "BTJ" adalah kode kota "Banda Aceh" dalam ejaan lama.

Label bagasi penerbangan ke Banda Aceh. “BTJ” adalah kode kota “Banda Aceh” dalam ejaan lama.Saya akan tiga malam di sini. Untuk sebuah pekerjaan yang lebih banyak diam di tempat dan baru bisa jalan-jalan di malam hari. Semalam Kutaraja yang sekarang disebut Banda Aceh ramai sekali. “Rex”, tempat makan kesukaan di Peunayong masih seperti biasa, dengan dua rumah makan “Sate Matang”, beberapa gerobak nasi terbangun dari aluminium dan kaca, lalu gerobak “mi aceh” dengan satu boks kepiting hidup. Di sisi satu lagi, penjual kios “sate jawa” ternyata masih giat. Meski ketika melintas masuk nyaris seluruh orang yang hadir di situ melempar pandangan ke saya, kali ini terasa beda.

Ada rasa nyaman dan damai yang lain. Dibandingkan 8-5 tahun lalu ketika saya selalu singgah setidaknya setahun sekali atau dua kali. Pukul 9 malam, empat tahun yang lalu, dua tentara duduk di atas becak dengan SS-1 di tangan, siap bidik. Rex sepi sekali dan kala itu hampir semua orang memandang ke arah saya. Ketika jalan pulang ke arah Kuala Tripa yang sekarang sudah rata dengan tanah, ada lagi sepasang tentara di samping masjid raya. Mereka tinggi dan tegap.

Simpang Surabaya sore hari

Simpang Surabaya sore hari

Simpang Surabaya sore hariSimpang Surabaya riuh rendah menjelang magrib. Dari arah masjid raya, jika tiba di Simpang Surabaya dan mengambil jalan lurus akan masuk daerah Lueng Bata, tempat kantor PLN berada. Lima tahun yang lalu, lepas magrib orang memilih tidak merambah tempat itu. Sekarang dari arah Bheurawe menuju Simpang Surabaya ada jalan dua jalur menuju Lampeneureut. Jalan baru ini akan mengantar kita ke Lambaro ke arah bandara dan Keutapang ke arah Lhok Nga. Jembatan Bheurawe yang kala awal tahun 2000-an masih dibangun, sekarang saat jam pulang kantor menanggung beban macet mirip flyover Tendean ke arah MT Haryono di Jakarta Selatan.

Tidak ada lagi truk tentara yang parkir di pojok kota. Atau kendaraan tempur taktis yang seluruh kacanya dilapisi baja, menyisakan tempat super sempit bagi sopir untuk melihat jalan. Tidak ada lagi.

Puluhan buldoser dan pekerja konstruksi sedang kerja keras membangun gedung baru bandara Sultan Iskandar Muda. Sapi-sapi yang dulu selalu nampak ketika pesawat mendekati bandara, sekarang sudah tidak ada lagi karena lahannya menjadi bandara baru. Kedai kari kambing khas Aceh tutup ketika saya mendarat sore itu.

Billboard di depan "Pante Pirak". Luna Maya pake kerudung.

Billboard di depan "Pante Pirak". Luna Maya pake kerudung.

Billboard di depan “Pante Pirak”. Luna Maya pake kerudung.Teuku Panglima Polem sekarang jauh lebih berpendar dengan restoran cepat saji, lalu jembatan yang melintas Krueng Aceh lepas Simpang Lima dari arah Panglima Polem menuju masjid raya telah berhias wajah Luna Maya dalam kerudung, tampil dalam baliho iklan raksasa, disiram ratusan watt lampu sorot. Pante Pirak, supermarket terbesar di bawahnya lebih ramai dari terminal Blok M. Sementara toko Simbun Sibreh di seberang masjid raya masih berjaya. Tahun 2000-an, cuma toko itu yang jual rokok kretek yang iklannya relatif membuat orang berpikir. Di seberangnya ada “Cek Yuke”, warung kopi kelas mahasiswa dengan kopi yang bisa bikin kita berputar sedikit. Sekarang tutup.

+++

Catatan lain tentang Banda Aceh ada di sini:

Banda Aceh, 2002
http://bricolage.blogspot.com/2002/10/banda-aceh.html

Displaced in Banda Aceh, 2005
http://bricolage.blogspot.com/2005/04/displaced-in-banda-aceh.html

– Pavilyun Seulawah, 6 Agustus.

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: